Hidup dijaman penjajahan mental dan diskriminasi masa.Bangsa ini masih buntung ketika masih memelihara oknum-oknum yang tak mengindahkan hal-hal pokok yang harusnya mereka sadari,salah satu contoh Real dari kehidupan bangsa adalah sekarang yang ada disekitar kita,yaitu komunitas yang sekarang tengah menjadi bagian dari kehidupan.Secara pemahaman sempit inilah cerminan bangsa,komunitas secara tidak langsung terdiri dari berbagai macam karakter dari manusia,sedangkan bangsa biasanya memiliki budaya yang berasal dari berbagai macam suku yang ada didalamnya.Hal ini bisa dijadikan sample untuk menelaah sedikit tentang apa yang sebenarnya dicari oleh bangsa kita.Pencarian yang selama ini tidak mendapatkan jawaban pasti.
Yang sekarang aku alami adalah krisis kepercayaan dan krisis ke-PD-an,karena banyak disekitarku memancarkan aura yang begitu kompleks dan sulit untuk menerawang unsur di dalamnya.Krisis kepercayaan bisa aku simak dari gelagat orang-orang yang awal dariku,mereka begitu menyusun rapi strategi-strategi perang yang seolah-olah mereka anggap rapi dan penuh misteri.Krisis ke-PD-an begitu ngiris aku mengucapkan sendiri kata-kataku,tapi bagaimana tidak kurang PD aku ketika keputusan yang akan aku ambil ternyata selalu diiringi oleh perasaan ragu,ada salah satu lirik dari Akhmad Dani Dewa19 yang menarik ditelingaku "Kaulah persembahan dari surga,berikan aku setitik Kuasa-NYA tuk meraih kemenangan bagi yang berhak tirani yang di lindas-lindas,tirani yang membawa..Namanya...".MAsih banyak yang harus diperbaiki dalam contoh bangsa ini,tak perlu harus ribet,tapi cukup dengan saling menyadari apa sebenarnya "Hakikat dari manusia" .
15 September 2007
31 August 2007
Rabu Malam di Kraton SOLO
Malam itu tanggal 29 Agustus 2007 di alun-alun utara keraton Surakarta sekitar pukul 20:00 Wib mulai parkir sepeda motor di halaman kantor polsek pasar kliwon.Tema malam itu adalah Launching Marlboro kretek mix 9 classic yang bintang tamunya antara lain Dewa 19 , Andra & The Backbone ,The Rocks ,Ari lasso ,Audy , FireShark dan lain-lain yang gwa kagak ngerti soalnya datengnya pas ngliat band-band seperti yang disebutkan tadi.Mungkin sedikit dari lagu-lagu yang Mereka bawakan ada yang berkesan untuk gwa, soalnya dari beberapa lagu itu diantaranya ada yang pernah gwa mainin sama temen-temen "Klothekan" semasa masih di STM Telpun dulu.Antara lain : Aku cinta kau dan dia dan Elang(@Pemilihan band indie se-Kampus), Separuh Nafas (@ GAlasesa'05), Pangeran cinta (@Latihan iseng2 doank),trus apalagi ya..yang inget cuman itu kliatane.
Yang ngebawain acara ada si JOdy+Edwin yang konyol BGT trus ama cewek yang gwa kagak kenal. Acara ntu lumayan sech buat refreshing walaupun belum sempet pulang ke kost'an kar'na memang kerjaan baru aja kelar...hmmm "no day for holiday" (macak sibuk*mode ON).Serunya lagi pas ngedempet..ehem kepepet or didempet ya??? pokoknya jejer ama cewek cantik waktu antrian bejubel didepan pemeriksaan KTP (*masuk gratis asalkan usia 18-plus) samping kanan natap tembok besi,yang samping kiri mepet cewek (masih untung***).Tapi akhirnya lolos juga dari pemeriksaan coz ane udah 18plus gituloh :p
Masuk di arena gak bawa rokok,cuman bawa korek doank.Akhirnya beli Marlboro kretek yang baru harganya Rp.6500,- udah termasuk pajak bea cukai ama senyuman dari SPGnya.
Selesai acara jam 11:45 an.Pulang,ngrokok lagi trus tidur,besoknya kerja lagi.
-The End of iseng ngetik blog-
Yang ngebawain acara ada si JOdy+Edwin yang konyol BGT trus ama cewek yang gwa kagak kenal. Acara ntu lumayan sech buat refreshing walaupun belum sempet pulang ke kost'an kar'na memang kerjaan baru aja kelar...hmmm "no day for holiday" (macak sibuk*mode ON).Serunya lagi pas ngedempet..ehem kepepet or didempet ya??? pokoknya jejer ama cewek cantik waktu antrian bejubel didepan pemeriksaan KTP (*masuk gratis asalkan usia 18-plus) samping kanan natap tembok besi,yang samping kiri mepet cewek (masih untung***).Tapi akhirnya lolos juga dari pemeriksaan coz ane udah 18plus gituloh :p
Masuk di arena gak bawa rokok,cuman bawa korek doank.Akhirnya beli Marlboro kretek yang baru harganya Rp.6500,- udah termasuk pajak bea cukai ama senyuman dari SPGnya.
Selesai acara jam 11:45 an.Pulang,ngrokok lagi trus tidur,besoknya kerja lagi.
-The End of iseng ngetik blog-
21 August 2007
Pembajakan dan pembohongan
Semakin tak kuasa menahan gejolak-gejolak yang timbul dan menggema seperti tabuhan genderang perang,tertabuh menggebu-gebu,melonjak tinggi dan seakan menantang langit kelabu.Aku tumpahkan emosi dan luapan tawa yang membahana.Saat sedikit demi sedikit kata,tingkah laku dan segala gerak-gerikku ditiru dan dibuat kanibal oleh orang-orang yang tak memiliki free style sendiri,cuiiiihh....muak aku melihat orang yang terlihat bodoh dan acuh menapak.Wajahmu tak seindah tai kuda di lapangan kota.
Kata orang,"Kamu itu memang pantas jadi contoh,karena itu,biarkan saja orang-orang meniru gayamu...Toh kamu tetaplah kamu,dan yang menirumu justru bukan dia sendiri".
Sejenak aku berpikir dan bersandar di kursi bantal merah....sambil menatap hijau daun yang anggun diterpa angin yang semilir datang.Kemudian aku berujar,"Hmmmmm...tak semudah itu untuk pasrah,meskipun aku adalah orang yang pasrah,tapi biarlah...aku sudah terbiasa dengan cemoohan,pujian,sanjungan,komentar,cacian,dan segala sumpah serapah dari mereka-mereka.Aku memanglah aku bukan dia atau mereka".
Aku terlihat seperti seorang pemikir atau pujangga gila,begitu ujar seseorang yang ku kenal dulu,entah dia masih ingat kepadaku atau tidak.Pujangga gila...ya...kata-kata itulah yang masih bisa membuat sedikit pecah lengket bibirku ini.Kebanyakan orang tak mengerti apa yang aku goreskan dan pikirkan,mereka hanya melihat kulit luarnya saja,bukan isi atau kandungan maknanya.Pemikir???aku memang harus berpikir,supaya syaraf-syaraf di dalam otak,jiwa dan ragaku tetap tajam dan terarah.
Aku adalah orang yang paling benci terhadap kemunafikan,penjilat,dan golongan orang-orang yang penuh dengan tirai-tirai kepalsuan hidup.Pendapatku,"Lebih baik hidup apa adanya daripada harus hidup mengada-ada".
Kata orang,"Kamu itu memang pantas jadi contoh,karena itu,biarkan saja orang-orang meniru gayamu...Toh kamu tetaplah kamu,dan yang menirumu justru bukan dia sendiri".
Sejenak aku berpikir dan bersandar di kursi bantal merah....sambil menatap hijau daun yang anggun diterpa angin yang semilir datang.Kemudian aku berujar,"Hmmmmm...tak semudah itu untuk pasrah,meskipun aku adalah orang yang pasrah,tapi biarlah...aku sudah terbiasa dengan cemoohan,pujian,sanjungan,komentar,cacian,dan segala sumpah serapah dari mereka-mereka.Aku memanglah aku bukan dia atau mereka".
Aku terlihat seperti seorang pemikir atau pujangga gila,begitu ujar seseorang yang ku kenal dulu,entah dia masih ingat kepadaku atau tidak.Pujangga gila...ya...kata-kata itulah yang masih bisa membuat sedikit pecah lengket bibirku ini.Kebanyakan orang tak mengerti apa yang aku goreskan dan pikirkan,mereka hanya melihat kulit luarnya saja,bukan isi atau kandungan maknanya.Pemikir???aku memang harus berpikir,supaya syaraf-syaraf di dalam otak,jiwa dan ragaku tetap tajam dan terarah.
Aku adalah orang yang paling benci terhadap kemunafikan,penjilat,dan golongan orang-orang yang penuh dengan tirai-tirai kepalsuan hidup.Pendapatku,"Lebih baik hidup apa adanya daripada harus hidup mengada-ada".
Subscribe to:
Posts (Atom)