Home

07 July 2008

Lidah Kadal

Kembali ke peradaban yang sungguh biadab,mulut-mulut kadal penjilat yang sungguh hina mengotori singasana yang mulia.Reflektifitas membahana disana sini menjejali kronologi kehidupan yang fana.what's going on?May be something wrong with him I think,but I dont think so about that.Some day I like a man in a wrong place,some day I never in a right place.so what's happen with this?

Kembali ke wujud semula,ketika seorang penjilat datang menjulurkan lidah api yang membara,mencoba mengorak-arik sasana ujung dusta,memutar balikkan fakta.This place will destroied again.When no democratic and no bodys hear true or false.Kill him that's so anarchies..so kill the bos I think that's democratizm.

28 June 2008

for you

this night I feel so crazy, my business or my private?I can tell you any more.Apoligize me that's I can said to you but only you whose make me free.My pleasure I can with you I wish.thankyou

17 June 2008

Tujuh pelajaran

Mendengarkan lantunan gending jowo yang ngalaras,
melihat aliran sungai bengawan solo yang deras,
kini kembali lagi menjadi fiksi antara jati diri,
pelan,kencang,sabar dan berharap berganti,

sepenggal puisi di atas menggambarkan sedikit tentang panorama yang bergejolak
di balik pucatnya wajah, dan semrawutnya tampilan rambut.
pertanyaan demi pertanyaan dari orang-orang sekitar hanya terjawab sekilas basi,
seakan sudah tidak ada lagi pompa pemacu semangat jiwa yang pudar,
warna pelangi yang dulu pernah menjadi tongkat pegangan dalam meniti langit,
kini menjadi dilema sekembalinya dari atas awan biru.
[inspirasi : sangsakala dan genderang perang]